PALU – PT Pertamina Patra Niaga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu guna menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat. Langkah pengawasan ini bertujuan untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan lancar serta tepat sasaran menjelang periode sibuk. Selain itu, tim pengawas juga memeriksa keakuratan takaran pada mesin pompa guna melindungi hak-hak konsumen dari praktik kecurangan. Petugas lapangan fokus pada pemantauan stok harian agar tidak terjadi kelangkaan di titik-titik pengisian strategis.
Pihak Pertamina menilai bahwa stabilitas pasokan energi merupakan kunci utama dalam menjaga roda ekonomi di Sulawesi Tengah tetap berputar. Oleh karena itu, manajemen kilang dan distribusi terus memperkuat koordinasi guna mengantisipasi adanya lonjakan permintaan yang mendadak. Hal ini sangat penting guna memberikan rasa tenang bagi para pengendara serta pelaku usaha transportasi di wilayah Palu. Kehadiran tim sidak di lapangan membawa pesan tegas bahwa perusahaan tidak akan menoleransi setiap bentuk penyalahgunaan BBM subsidi.
Mengoptimalkan Pengawasan dan Kualitas Layanan Konsumen
Pihak otoritas migas menekankan bahwa ketersediaan stok BBM di seluruh SPBU wilayah Palu saat ini berada dalam kondisi yang sangat mencukupi. Sebab, kelancaran arus logistik dari terminal bahan bakar minyak (TBBM) Donggala tetap terjaga dengan sangat baik setiap harinya. Kondisi ini tentu menuntut adanya kedisiplinan dari para pengelola SPBU dalam melaporkan posisi stok secara real-time melalui sistem digital. Terutama, pelayanan kepada masyarakat harus tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pelanggan setia Pertamina.
Pihak perusahaan juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di setiap unit layanan pengisian bahan bakar. Selanjutnya, tim teknis akan melakukan kalibrasi ulang secara rutin pada seluruh alat ukur guna menjamin transparansi transaksi bagi warga. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan setiap tetes bahan bakar yang keluar dari nozzle sesuai dengan jumlah pembayaran konsumen.
Baca juga:AirAsia Buka Rute Surabaya ke 4 Kota Timur
Pihak internal Pertamina akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja distribusi di wilayah Sulawesi guna menyongsong tantangan kebutuhan energi masa depan. Oleh sebab itu, dukungan aktif dari masyarakat dalam melaporkan setiap kejanggalan di SPBU sangat membantu tugas pengawasan aparat. Sinergi yang kuat antara penyedia jasa energi dan pemerintah daerah menjadi modal utama dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi. Maka dari itu, mari kita gunakan bahan bakar secara bijak serta sesuai dengan peruntukannya demi kemajuan daerah.
Sebagai penutup, sidak SPBU di Palu ini merupakan bukti nyata komitmen Pertamina dalam melayani kebutuhan energi nasional secara adil. Setelah itu, tim analis akan menyusun laporan rutin mengenai tren konsumsi masyarakat guna menyiapkan strategi suplai yang lebih efektif pada bulan berikutnya. Akhirnya, jaminan stok yang aman akan membuat aktivitas mobilisasi warga di Kota Palu berlangsung dengan sangat lancar dan produktif. Hal ini akan menjadi catatan positif dalam upaya peningkatan layanan publik di sektor energi tahun 2026.





